
Virus komputer merupakan hal yang menjengkelkan kalau sudah menyerang komputer kita. Pekerjaan menjadi terganggu karena kita mesti mengatasi virusnya terlebih dahulu kalau tidak mau file yang sudah dikerjakan menjadi hilang karena dirusak virus. Kalau sudah begini bagi yang awam mengenai permasalahan virus ini menggunakan antivirus bisa menjadi pilihan.
Tapi perlu diingat bahwa antivirus bukanlah 'obat dewa', setidaknya ungkapan itulah yang pernah saya dengar dari seorang programmer Antivirus pada sebuah Seminar tentang Antivirus. Antivirus baru muncul kalau virusnya sudah ada lebih dahulu, jadi rilis update antivirus selalu selangkah lebih telat daripada virus baru di komputer. Yang paling baik sebetulnya adalah tindakan preventif kita dalam menggunakan komputer atau laptop pribadi milik kita, misalnya kebiasaan kita dalam berinternet dapat mempengaruhi mudah tidaknya komputer kita terkena virus. Mengunjungi situs-situs yang tidak jelas kredibilitasnya, situs cracker, situs pembajak software, situs pornografi, atau situs-situs download yang tidak ada jaminan bebas virus, bisa menjadi sebab masuknya virus, spyware, malware, trojan ke komputer pribadi kita. Juga kebiasaan kita yang jarang meng-update antivirus yang kita gunakan bisa menjadi sebab rentannya komputer kita terserang virus walaupun komputer sudah dilengkapi antivirus. Sering pindah memindahkan file menggunakan media removable disk pun dapat menjadi perantara masuknya virus ke komputer.
Kalau berbicara antivirus ada banyak pilihan yang bisa digunakan. Tetapi yang terpenting adalah kemudahan kita meng-update antivirus tersebut secara teratur, ini yang penting!
Untuk menghadapi virus komputer dari luar negeri anda bisa menggunakan Norton, McAfee, Avira, Kaspersky, dan lain-lain. Tetapi untuk menghadapi virus lokal anda juga mesti menggunakan antivirus lokal. Hal ini karena virus lokal lebih familiar dengan infrastruktur jaringan komputer di negeri kita sendiri. Seringkali antivirus internasional tersebut tidak mampu membersihkan virus lokal karena perbedaan infrastruktur komputer dan karakteristik user di Indonesia. Poin penjelasan ini pernah saya dapatkan dari seorang programmer antivirus di sebuah seminar IT.
Jadi sebaiknya anda menggunakan 2 tipe antivirus di komputer anda. Satu antivirus internasional dan satunya lagi antivirus lokal. Gunakan antivirus lokal yang bisa berkolaborasi dengan antivirus lain. Dan sejauh pengalaman saya sendiri yang paling baik adalah menggunakan antivirus lokal SMADAV. Untuk antivirus luar anda bisa pilih AVIRA, Kaspersky, Norton , McAfee, atau lainnya. Kalau anda mau download Antivirus lokal SMADAV versi 8.3 silakan download disini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar